Sabtu, 07 Desember 2013

Kenali dan Atasi Bounce Rate dalam 60 Menit!



blog, blogger, seo, bounce rate, mengenal bounce rate

Kenali dan Atasi Bounce Rate dalam 60 Menit! – Tentu semua pengunjung akan senang apabila blognya kebanjiran pengunjung. Namun, tak jarang, banyaknya visitor yang datang juga diikuti dengan peningkatan bounce rate. Nah, apa itu bounce rate?



Sama seperti postingan saya sebelumnya (Mengenal Google Sandbox dan Cara Menghindarinya), saya akan membahas pengertian bounce rate mulai dari sisi etimologi (arti kata). Bounce berarti loncatan/melompat, dan rate berarti range/rasio. Jadi, dapat disimpulkan bahwa bounce rate adalah jumlah ‘lompatan’ pengunjung blog Anda. Bukan berarti pengnjung blog Anda melompat – lompat, namun lompatan yang dimaksud disini adalah perginya pengunjung blog Anda.


Pertanyaan kedua. Kenapa blog bisa memiliki tingkat bounce rate yang tinggi?


Sebuah blog bisa memiliki tingkat bounce rate yang tinggi karena hal – hal berikut :

1.     Memiliki sedikit posting.

2.     Desain blog yang ‘salah’. Sebenarnya tidak ada istilah desain blog yang salah, namun yang ada adalah desain blog yang tidak user friendly dan cenderung menyulitkan penggguna.

3.     Waktu loading blog yang berat dan lama. Terkadang banyak pengunjung yang merasa jengkel karena halaman yang mereka inginkan tidak muncul – muncul akibat lambatnya waktu loading blog. Akhirnya pengunjung kesal, dan mereka akan memilih untuk kembali ke Google untuk membuka blog lain.


Nah, kita lanjutkan ke pertanyaan ketiga. Bagaimana cara mengurangi bounce rate dalam sejam?


Banyak jalan menuju Roma. Banyak hal juga yang dapat Blogger lakukan untuk mengurangi bounce rate di blog mereka. Diantaranya :

1.     Yang pertama, pasang widget Related Post. Widget ini berfungsi untuk menunjukkan daftar posting yang sekiranya memiliki hubungan dengan posting yang sedang dibaca visitor/pengunjung. Usahakan untuk memasang widget ini sedekat mungkin dengan bagian akhir posting. Jika memungkinkan, buatlah widget related post terlihat mencolok dan menarik untuk di-klik oleh pengunjung.

2.     Kedua, tanamkan ciri khas pada desain blog Anda agar pengunjung tahu topik blog Anda. dengan memasang ciri khas pada desain blog, pengunjung yang baru masuk akan mengetahui topic blog Anda dengan segera. Misalnya, Anda memiliki blog yang bertopik mobil, maka Anda dapat menyertakan gambar mobil pada desain blog Anda.
blog, blogger, seo, bounce rate, mempercepat loading blog3.     Ketiga, buat sebuah laman yang berisikan informasi mengenai diri Anda. Terlihat sepele memang, tetapi cobalah untuk membuat sebuah About Page, yang berisikan informasi mengenai diri Anda. Terkadang banyak blogger yang mengunjung blog sekedar ingin blogwalking, dan berteman dengan sesama blogger lainnya.
4.     Keempat, buatlah blog Anda seringan mungkin. Tentu pengunjung blog Anda akan senang apabila blog Anda memiliki waktu muat yang cukup cepat bukan?
5.     Kelima, pasang widget sharing yang dapat memudahkan visitor untuk membagikan posting Anda. Ada banyak widget share yang dapat Anda coba, salah satunya widget share sederhana dibawah blog ini. Percaya atau tidak, dengan memasang widget share, bounce rate blog akan menurun sekitar 1%. 1% memang terlihat kecil, tetapi itu lebih dari lumayan bukan?
6.     Keenam, perbanyak posting. Bukan posting sekedar posting, melainkan posting berkualitas. Tak masalah apakah posting tersebut panjang atau pendek, yang penting sesuai dengan topik blog Anda.
komentar, blog, blogger, seo, cara mengatasi bounce rate7.     Ketujuh, berikan kebebasan kepada pengunjung Anda untuk berkomentar. Pengunjung / visitor blog tentu memiliki pendapatnya sendiri – sendiri mengenai artikel yang dibacanya. Oleh karena itu, keberadaan kotak komentar sangatlah penting untuk menampung pendapat mereka. Tak jarang, banyak blog yang memiliki bounce rate tinggi karena tidak mau menampung komentar pengunjungnya.
8.     Kedelapan, cobalah untuk memasang daftar random post. Random post merupakan daftar yang berisikan link – link menuju posting blog Anda secara acak. Cobalah untuk memasangnya di blog Anda, untuk menarik pengunjung / visitor agar membaca posting lain di blog Anda.
9.     Kesembilan, pasang kotak search untuk menghindari pengunjung blog kembali ke Google. Umumnya, pengunjung yang tak menemukan informasi yang diperlukannya cenderung menggunakan kotak search di blog sebelum memutuskan untuk kembali ke Google. Jadi? Cobalah untuk memasangnya.
Sedikit catatan, tips ini tidak menjamin Anda dapat mengurangi bounce rate dalam waktu 1 jam. Jika Anda telah melakukan trik lain untuk mengurangi bounce rate, tolong bagikan di kotak komentar, agar blogger lain dapat mencobanya. Selamat mencoba! Share artikel ini untuk membantu saya mengurangi bounce rate, dan terima kasih! Salam blogger!

Suka Artikel Ini? Yang Share Dapat Pahala Lho... Trims!

3 komentar:

  1. agan sendiri bounce ratenya tinggi ( 66% )

    BalasHapus
  2. Boleh dicoba nih pencerahannya. Makasih infonya, Gan>

    BalasHapus
  3. Iya nih bounce rate sering dialami blog Ane. Mau dicoba ah seperti petunjuk di atas, siapa tahu berhasil.

    BalasHapus

Kurang mengerti dengan artikel diatas, ingin menanyakan sesuatu yang kurang jelas atau ingin meninggalkan jejak? Silakan gunakan Kotak Komentar!. Jika Anda ingin meletakkan kode HTML pada kotak komentar, gunakan tools HTML Parser But, remember! Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan, tanpa iklan, spam politik, porno, dan hal - hal negatif lainnya. Terima kasih!