Minggu, 06 Oktober 2013

Google Sandbox - Kenali dan Hindari!

Ilustrasi dari Google Sandbox, yang dapat menyebabkan blog terhapus dari hasil pencarian Google.

Google Sandbox - Kenali dan Hindari!Sandbox terdiri dari 2 kata. Yaitu sand, yang berarti pasir, dan box yang berarti kotak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa sandbox adalah kotak pasir. Jika ditambahkan dengan kata Google, maka Google Sandbox akan memiliki arti “kotak pasir Google”. Apakah saya sedang membicarakan game kotak pasir kepunyaan Google? Tidak. Saya sedang membicarakan kebijakan google dalam peng-indeks-an artikel, atau singkatnya tentang SEO.

Google sandbox merupakan suatu ‘penalti’ atau ‘hukuman’ yang diberikan oleh Google kepada sebuah website. Penalti atau hukuman yang diberikan oleh Google adalah penghapusan blog/website dari hasil pencarian Google (bahasa kerennya SERP, Search Engine Result Page). Blog/website pun tidak akan muncul dalam SERP (deindex).

Lalu, mengapa Google memberikan hukuman sandbox kepada sebuah blog atau website? Umumnya sebuah blog akan terkena sandbox apabila terdeteksi melakukan kegiatan spamming atau pembajakan artikel. Penggunaaan black hat SEO juga dapat menyebabkan sebuah blog ‘dihadiahi’ Google Sandbox oleh Google.

Bagaimana cara mengetahui apakah sebuah blog terkena Sandbox atau tidak?
Cara mengetahuinya cukup mudah. Buka Google, dan masukkan input site:[alamat blog anda], lalu tekan enter. Contoh : site:xxpc123xx.blogspot.com. Jika blog Anda tidak terlihat dalam hasil pencarian, itu tandanya blog Anda terkena sandbox.

Jangan langsung putus asa apabila blog Anda terkena sandbox Google. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menderek blog Anda keluar dari Google sandbox. Diantaranya :
1.     Lakukan modifikasi pada artikel blog hasil copy paste. Ubah beberapa kata agar tidak terlihat sama dengan sumbernya. Jangan lupa juga untuk menyertakan link sumber artikel tersebut.
2.     Coba kirim ulang sitemap blog Anda, dan jangan lupa untuk ping blog Anda setiap selesai update artikel.
3.     Cari backlink berkualitas sebanyak – banyaknya.
4.     Lupakan black hat SEO. Mulailah menggunakan white hat SEO, yang diizinkan oleh Google.
Ada yang punya cara lain? Silahkan tulis di kotak komentar, dan saya akan menambahkannya. Tolong share artikel ini ke Google + atau social media lain apabila bermanfaat.

Terima kasih, dan salam blogger!

Suka Artikel Ini? Yang Share Dapat Pahala Lho... Trims!

1 komentar:

Kurang mengerti dengan artikel diatas, ingin menanyakan sesuatu yang kurang jelas atau ingin meninggalkan jejak? Silakan gunakan Kotak Komentar!. Jika Anda ingin meletakkan kode HTML pada kotak komentar, gunakan tools HTML Parser But, remember! Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan, tanpa iklan, spam politik, porno, dan hal - hal negatif lainnya. Terima kasih!